Ya ALLAH………kumohon jadikan aku kekasihmu

Posted in PenyejukQalbu on Maret 27, 2009 by unas.rumi

Ya ALLAH ya Rabbil Izzati, tahukah Engkau bahwa malam ini aku sangat merindukanMu… sangat ingin berbicara denganMu, sangat ingin berdua saja denganMu, sangat ingin Engkau mendengarkan apa saja yang aku alami dibumi milikMu, sangat ingin dimanjakan olehMu, sangat ingin disayangi dengan segenap kasih saying serta RidhlaMU, sangat ingin tidak ada hijab, tidak ada jarak diantara kita, sangat ingin Engkau memaafkan segala kesalahanku dimasa masa yang lalu agar kita bisa bersama hingga ujung nafasku, bahkan setelah nafasku berpisah dari ragaku ini…

Ya ALLAH ya Anta Maulana tahukah Engkau bahwa namaMu selalu kusebut disetiap langkah ku… bahwa namaMu adalah nama terindah yang pernah aku kenal, bahwa dengan menyebut namaMu hatiku akan kembali tenang, bahwa namaMu mampu membuat segumpal daging merah bernama hati didalam jiwaku bergetar, bahwa namaMu begitu indah bukan hanya ditelingaku, tapi diseluruh darah yang mengalir sempurna didalam ragaku bahkan berdetak sempurna bak rentakan rampak gendang dijantung hatiku…

Ya ALLAH Rahmannurrahim aku ingin Engkau tahu bahwa aku sangat mencintaiMu melebihi apapun yang disinari oleh matahariMu, Duhai Rabbku….kuingin Engkau tahu bahwa cintaku ini membuat aku ingin terus memperbaiki diri agar Engkau tahu bahwa semua yang kulakukan adalah untuk memperoleh cintaMu karena aku tahu bahwa aku tidak bertepuk sebelah tangan atas cinta ini…

Ya ALLAH kehadiranMu selalu ada dalam setiap helaan nafasku, tak sehelapun tanpa kehadiranMu, Engkaulah pelepas dahaga jiwaku, Engkaulah penghapus rasa lapar jiwaku, penyejuk mata, cahaya akal, pengharum batin, Engkaulah penawar racun didalam raga hamba… You are my everything, You are the step I made, You are my daily sunshine

Ya ALLAH jangan tinggalkanku jika aku salah dan buatMU marah, jangan jauhi aku jika aku khilaf dan berbuat dosa duhai Rabbku,namun dengan sifat Rahman dan RahimmMU kumohon bimbinglah aku untuk dapat kembali kejalan lurusmu.Rabb … tak ada yang lebih baik dari yang aku miliki kecuali Engkau, tak ada cinta yang lain, tak akan aku mencintai apapun diduniaMu yang akan membuat Engkau cemburu dan marah lalu meninggalkanku, TAK AKAN aku berselingkuh dengan Tuhan lain selain Engkau, tak akan ada cinta yang lain wahai ALLAH

Ya ALLAH inilah aku yang mencintaiMu melebihi apapun …kumohon padaMU jangan tinggalkan aku

Duhai Rabbku tercinta, yang tiada TUHAN selain Engkau … sembah sujudku padaMU memohon ridhla dan ampunanMU ya ALLAH, aku tahu bahwa Engkau tidak pernah lelah menanti cintaku …

Ya ALLAH ya Anta Maulana surat cintaMu yang terlukis indah dalam kitab suciMu Al Qur’an kan selalu kubaca untuk melepas kerinduan yang membuncah didalam jiwaku … aku sangat sangat merindukanMU.

Rabb………kumohon jadikan aku kekasihmu Ya ALLAH ya Rabbil Izzati, tahukah Engkau bahwa malam ini aku sangat merindukanMu… sangat ingin berbicara denganMu, sangat ingin berdua saja denganMu, sangat ingin Engkau mendengarkan apa saja yang aku alami dibumi milikMu, sangat ingin dimanjakan olehMu, sangat ingin disayangi dengan segenap kasih saying serta RidhlaMU, sangat ingin tidak ada hijab, tidak ada jarak diantara kita, sangat ingin Engkau memaafkan segala kesalahanku dimasa masa yang lalu agar kita bisa bersama hingga ujung nafasku, bahkan setelah nafasku berpisah dari ragaku ini…

Ya ALLAH ya Anta Maulana tahukah Engkau bahwa namaMu selalu kusebut disetiap langkah ku… bahwa namaMu adalah nama terindah yang pernah aku kenal, bahwa dengan menyebut namaMu hatiku akan kembali tenang, bahwa namaMu mampu membuat segumpal daging merah bernama hati didalam jiwaku bergetar, bahwa namaMu begitu indah bukan hanya ditelingaku, tapi diseluruh darah yang mengalir sempurna didalam ragaku bahkan berdetak sempurna bak rentakan rampak gendang dijantung hatiku…

Ya ALLAH Ya Rahmannurrahim aku ingin Engkau tahu bahwa aku sangat mencintaiMu melebihi apapun yang disinari oleh matahariMu, Duhai Rabbku….kuingin Engkau tahu bahwa cintaku ini membuat aku ingin terus memperbaiki diri agar Engkau tahu bahwa semua yang kulakukan adalah untuk memperoleh cintaMu karena aku tahu bahwa aku tidak bertepuk sebelah tangan atas cinta ini…

Ya ALLAH kehadiranMu selalu ada dalam setiap helaan nafasku, tak sehelapun tanpa kehadiranMu, Engkaulah pelepas dahaga jiwaku, Engkaulah penghapus rasa lapar jiwaku, penyejuk mata, cahaya akal, pengharum batin, Engkaulah penawar racun didalam raga hamba… You are my everything, You are the step I made, You are my daily sunshine

Ya ALLAH jangan tinggalkanku jika aku salah dan buatMU marah, jangan jauhi aku jika aku khilaf dan berbuat dosa duhai Rabbku,namun dengan sifat Rahman dan RahimMU kumohon bimbinglah aku untuk dapat kembali kejalan lurusmu.Rabb … tak ada yang lebih baik dari yang aku miliki kecuali Engkau, tak ada cinta yang lain, tak akan aku mencintai apapun diduniaMu yang akan membuat Engkau cemburu dan marah lalu meninggalkanku, TAK AKAN aku berselingkuh dengan Tuhan lain selain Engkau, tak akan ada cinta yang lain duhai ya ALLAH ya Rabbku…

Ya ALLAH inilah aku yang mencintaiMu melebihi apapun …kumohon padaMU jangan tinggalkan aku duhai ALLAH tercinta, yang tiada TUHAN selain Engkau … sembah sujudku padaMU memohon ridhla dan ampunanMU ya ALLAH,

Aku tahu bahwa Engkau tidak pernah lelah menanti cintaku … Ya ALLAH ya Anta Maulana, surat cintaMu yang terlukis indah dalam kitab suciMu Al Qur’an kan selalu kubaca untuk melepas kerinduan yang membuncah didalam jiwaku … aku sangat dan sangat merindukanMU.


Andrean El-Fachri

Maba LDK Nurul Ilmi Unas

Perjalan Waktu

Posted in PenyejukQalbu on Maret 27, 2009 by unas.rumi

Pernahkah terlintas dalam pikiran kita bahwa hidup kita adalah berpindah dari satu waktu shalat ke waktu shalat yang lain, bahwa shalat adalah saat kita bertemu dengan pemilik jiwa kita,denganNya kita akan mengungkapkan apa yang terjadi dari satu waktu shalat ke waktu shalat yang lain?

Ketika kita shalat DHUHA maka waktu nya kita menceritakan apa yang akan kita lakukan sepanjang hari ini, berharap semua menjadi mudah karena ada tangan ALLAH SWT yang akan selalu membimbing kita

Ketika kita shalat DHZUHUR tiba maka waktunya kita mengadu kepada pemilik jiwa kita apa yang sudah kita lakukan sepanjang pagi ini, kesulitan yang kita temui, setan yang bernama malas yang hinggap membuat semua niat kita terbengkalai dan kita akan mohon ampunan jika yang kita lakukan sepanjang matahari bersinar pagi ini adalah sebuah kesalahan sambil terus bermohon agar ALLAH SWT,sang KHALIK menjadi pendamping kita agar tak salah langkah yang kita ambil …

Ketika kita shalat ASHAR tiba … kita kan kembali menghadap kekasih kita ALLAH Ya Rahmannurrahim untuk bercerita dan berceloteh apa yang sudah kita lakukan sepanjang Zuhur ke Ashar, dan shalat di pergantian antara siang dan malam [waktu senja] ini adalah hal yang luar biasa “ya ALLAH ya Rabbil Izzati sebentar lagi siangMU akan berlalu dan malamMU akan datang maka berilah kita ampunan dan sayangi kami duhai ya ALLAH ya Anta Maulana, beri kita kemudahan dalam mengisi nafas yang ENGKAU titipkan ini, jadikan siang kami bermanfaat untuk umatMU dan jadikan malam kami penuh dengan kasih sayangMU”

Ketika kita shalat MAHGRIB tiba … meski waktu ini sangat singkat tapi kita usahakan sedapat mungkin kita berada di masjid, untuk mendengarkan suara imam nan indah mengalun memasuki telinga kita, membacakan untuk kita ayat ayat cinta milik ALLAH, surat surat indah yang melebihi indahnya bahasa pujangga akan memecah antara bumi dan langit, menggema direlung hati kita yang paling dalam sambil berharap suara indah itu suatu hari akan menggema dirumah kita, dan ada imam di dalam istana kita kelak, ehm … apa rasanya yah shalat jama’ah setiap saat dan setiap waktu di syurganya ALLAH KELAK.

Ketika kita shalat ISYA’ datang, sungguh inilah puncak dari kelelahan kita sepanjang hari ini … dan inilah waktu terpanjang untuk berdua dengan ALLAH SWT diatas sajadah cinta, meletakan kening bersujud, bertakbir dan mengagungkan namaNYA dengan segenap cinta dan lelah yang tak ada habisnya, inilah akhir dari dunia hari ini inilah akhir dari pengisian kerasnya hidup dan waktunya melepas semua lelah dan penat dengan mengadukan kepada pemilik hidup tentang hari ini yang begitu dan begitu

Ketika kita shalat TAHAJUD …. I love ALLAH ya Rabb-ku, tak ada yang lebih kita cintai selain menikmati pukul 2:30 bersama kekasih kita, memin dahkan segala resah, berharap ampunan, dan meletakan semua asa kepada pemilik segala harapan, tak ada yang tak mungkin bagi ALLAH untuk me ngabulkan semua doa – doa kita di penghujung malam ini, ditengah tiupan sepoi angin yang mengibas kening kita, kita bermuhasabah dan bermunajat memohon Ampunan dan RidhlaNya Inilah puncak RINDU kita …

Ketika adzan SUBUH menggema dan memecah kesunyian malam, ketika ka limat assahllatu khairun minannaum menggema memecah telinga ki ta dan membangunkan seluruh persendian kita, subuh adalah waktu terben ing untuk kita, dinginnya indah, anginnya lembut, dan sapuan air wudhlu le bih terasa maknyusss !! setiap tetesnya membangun harapan untuk kita, ha rapan baru diatas nafas yang baru saja ALLAH titipkan …Iya atas nama RINDU kita menemui ALLAH, disetiap waktu shalat kita kalau bukan ALLAH sang pemilik jiwa yang kita rindukan, maka kemana lagi kerin duan akan kita labuhkan … DIA lah yang maha menyelesaikan semua masa lah kita, bukan yang lain, DIA lah yang maha memiliki segala cinta untuk kita agar mata ini tetap bisa melihat, agar kaki ini tetap bisa merespon otak kita untuk melangkah agar kita bisa meneruskan cita cita kita untuk menja di kekasih ALLAH didunia dan di akhirat.Amiinn Allahumma Amin ya Rabb…

Sudahkah kita pasang alarm untuk tahajud jam 2:30??, cek yok dan pastikan kita menikmati jamuan ALLAH yang akan mengabulkan semua doa, ALLAH tidak pernah ingkar janji dan janjiNYA adalah mutlak, jadi tunggu apalagi??kalo mau menjadi kekasih ALLAH dan terkabulkan semua doa, Tahajjud lah jawabannya .

Maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA

Andrean El-Fachri

Maba LDK Nurul Ilmi  UNAS

NUMI Peduli Palestina

Posted in Uncategorized on Januari 27, 2009 by unas.rumi

dsc00423dsc00420

dsc00421

dsc00424

Free Palestine !!!

Posted in Uncategorized on Januari 11, 2009 by unas.rumi
3154823146_aa37bfcc09
Palestina…
Dukamu adalah duka kami semua
Tangismu adalah tangis kami semua
Lukamu adalah luka kami semua
Tangismu adalah tangis kami semua

Ketika engkau terjamah tangan-tangan serigala
Ketika timah panas menghempaskan jiwa
Kau coba menghalau duka dengan asa tersisa
Hanya airmata iringi doa

Palestina terluka
Al Aqsha pun tlah ternista
Tumpah darah bakar amarah
Hancurkan makar durjana

Janji Allah tlah pasti
Terlaknat kaumYahudi
Kota suci para Nabi
Medan jihad abadi
Batu-batu intifdhah kan jadi saksi

Hapuslah air matamu duhai Al Aqsha
Kami takkan pernah rela engkau ternoda
Kami pasti kan membela kau kan bebas merdeka
Gematakbir intifadha terus mengangkasa

By: Fathurrahman Izzatul Islam

3174611123_4bc0353f021
KAMI SEGENAP KELUARGA BESAR LDK NURUL ILMI UNAS MENGUTUK KERAS AKSI KEKERASAN YG DILAKUKAN OLEH ISRAEL LAKNATULLAH!!!

Dauroh Tarqiyah

Posted in Uncategorized on Desember 29, 2008 by unas.rumi

Alhamdulilahirobbilalamin… pada tanggal 26-28 Desember 2008 kemarin, LDK-NUMI telah berhasil mengadakan Dauroh Tarqiyah untuk para pengurus di Bumi Perkemahan Cibubur.

Acara yang bertema ” Raih Ridho Ilahi dengan semangat organisasi dan profesionalisme” ini diikuti oleh 5 peserta Ikhwan dan 2 peserta akhwat. Walaupun jumlah peserta tidak mencapai target (banyak pengurus yg tidak hadir), namun alhamdililah acara tetap berjalan dengan cukup lancar..

Konten acara meliputi materi (tentang urgensi dakwah kampus dan perkenalan umum FSLDK) , outbond, jurit malam, dan presentasi makalah per kelompok.

Sesuai dengan tujuannya, semoga kegiatan ini dapat meningkatakan produktivitas kerja dan profesionalisme para pengurus NUMI di kemudian hari. Dan semoga semua lelah dan pengorbanan yg telah kita lakukan, di balas oleh Allah dengan balasan syurga.,, Amiin…

Special thanks to : Para alumni yg telah mendukung, memeriahkan dan berpartisipasi khususnya Bang tedy, Bang helmy, Bang fandi, Bang dedy n Mba riza ;Bang Irvan (ketua Puskomda FSLDK Jadebek) yg telah meluangkan waktu mengisi materi; para panitia yg telah bekerja keras ; dan para peserta yg telah mengikuti jalannya acara dengan baik..

 043

035

025022

041

030

Ikhlaslah Wahai Ikhwah

Posted in Uncategorized on November 23, 2008 by unas.rumi

Hudzaifah.org – Beberapa kisah di bawah ini bukanlah fiktif, namun benar-benar terjadi di dalam perjalanan da’wah yang mendaki lagi sukar, sebagai sebuah sunnatullah untuk memisahkan orang-orang munafiq dari barisan orang-orang yang beriman, sebagai seleksi dari Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk membedakan antara loyang dan emas.
Janganlah berpecah belah, kita semua bersaudara.
Janganlah merasa lebih, sesama kita.
Mengapa kau patahkan pedangmu sehingga musuh mampu membobol bentengmu.

Seorang ustadz berkisah tentang dua orang akhwat yang sangat tangguh dan berkualitas di jalan da’wah. Mereka ada dalam ‘satu kandang’ da’wah. Namun sangat disayangkan, hal itu justru menimbulkan persaingan da’wah yang tidak sehat di antara mereka. Futur melanda, situasi “panas” dan akhirnya seorang dari mereka melepas jilbabnya dan yang lainnya, hengkang dari jalan da’wah. Kekecewaan sangat mendalam, hingga berguguranlah mereka dari jalan yang mulia ini.


“Ana tidak mau ikut-ikut (da’wah –red) lagi, habis adik-adiknya susah diatur!”, ucap seorang kader senior yang mendapat amanah sebagai mas’ul sebuah departemen lembaga da’wah. Ia memutuskan untuk tidak mau terlibat lagi dalam pergerakan da’wah. Ia mengaku kesal, kecewa dan jera dengan sikap adik-adik kampus yang “bandel” alias tidak taat pada perintahnya dan sering protes kepadanya. Kini ia berjalan sendiri di tengah dunia hedon, keluar dari lingkaran da’wah. Ia merasa “menang” dengan tindakannya itu karena ia beranggapan bahwa dengan demikian, lembaga da’wah telah kehilangan satu kadernya.

Di sebuah pengajian rutin, dua orang ikhwan dalam kondisi perang dingin. Bila yang satu datang, yang lain pasti tak mau datang hingga muncul motto, “Tidak boleh ada dua singa dalam satu kandang.”

Sebab-Sebab Kekecewaan

Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kekecewaan dapat muncul karena ada keinginan yang tidak terpenuhi, tak terpuaskan. Kecewa yang kita bicarakan adalah kecewa di jalan da’wah. Kekecewaan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan penyebab kekecewaan yang seringkali terjadi adalah:

Pertama, kekecewaan aktivis karena jengah melihat jurang yang dalam antara idealisme dan realitas, antara ilmu dan amal. Sebagai contoh, sang aktivis membaca shirah nabawiyah yang di dalamnya dikisahkan bagaimana indahnya ukhuwah sang nabi dan para sahabat, pun firman Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.” Tapi realitanya, ukhuwah itu tidak ia dapatkan di lapangan, justru sebaliknya.

Kedua, kekecewaan akitivis yang lebih dilandasi hawa nafsu dan tipu daya syetan, karena tidak tercapainya ambisi pribadi. Contoh ambisi pribadi itu adalah, ingin menjadi pemimpin, ingin kata-katanya selalu didengar, ingin pendapatnya harus diterima, pun tidak mau menerima nasehat dari yang ia anggap “lebih rendah” dan merasa diri paling berjasa dengan motto, “Kalau bukan karena ane, ngga bakal jalan da’wah ini.”

Ketiga, kekecewaan aktivis karena tidak puas dengan kebijakan-kebijakan qiyadah (pemimpin), keputusan syuro, kondisi da’wah yang selalu dibebankan padanya dan manajemen lembaga da’wah.

Feed Back Positif dan Negatif

Tak ada manusia yang tak pernah kecewa karena sesungguhnya kecewa itu manusiawi. Hanya saja, feed back dari kekecewaan itu berbeda pada diri setiap orang. Ada orang-orang yang mampu mengatasi dan mengubah kekecewaan itu dengan energi positif yang konstruktif, namun ada juga orang-orang yang tidak mampu mengatasinya karena lebih didominasi energi negatif yang desdruktif.

Kekecewaan tak lagi syar’i bila didasari hawa nafsu, dan bukan atas dasar kebenaran (al haq). Tak lagi rasional bila kemudian berubah menjadi kedengkian dan kebencian yang menghancurkan diri sendiri dan memporak-porandakan teman-teman di sekelilingnya, menjadi duri dalam daging. Maka motto yang sebaiknya ada dalam diri kita adalah, “Jangan terlalu banyak menuntut, jadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain.”

9 Energi Positif

Ada sembilan energi postif yang dapat menjadi bahan bakar di dalam jiwa untuk mengatasi kekecewaan yang melanda, yaitu:

1. Tentara terdepanmu adalah keikhlasan

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan……..” (QS. An Nisaa: 125)

Meminjam istilah dari sebuah artikel yang pernah penulis baca, Tentara Terdepanmu adalah Keikhlasan. Istilah ini sangat tepat karena memang keikhlasan adalah garda terdepan kita untuk menghadapi segala rintangan di jalan da’wah. Keikhlasan membuat kita tak kenal lelah dan tak kenal henti dalam menyampaikan Al Haq karena tujuan kita hanya satu, Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika tujuan kita menyimpang kepada yang sifatnya duniawi, maka saat tujuan itu tak tercapai, kita akan mudah kecewa dan berbalik ke belakang. Bila berda’wah lantaran mengharapkan apa-apa yang ada pada manusia, berupa penghormatan, penghargaan, pengakuan eksistensi diri, popularitas, jabatan, pengikut dan pujian, maka hakekatnya kita telah berubah menjadi hamba manusia, bukan lagi hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kisah yang sangat menarik ketika Khalid bin Walid selaku panglima perang yang notabene sangat berjasa bagi kaum muslimin, tiba-tiba diturunkan jabatannya menjadi prajurit biasa, oleh Khalifah Umar bin Khattab. Namun Umar melakukan itu karena melihat banyaknya kaum muslimin yang mengelu-elukan kepahlawanan dan cenderung mengkultuskan Khalid, sehingga Umar khawatir hal itu akan membuat Khalid menjadi ujub (bangga diri), yang dapat berakibat hilangnya pahala amal-amal Khalid di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan subhanallah…., Khalid tidak marah ataupun kecewa karena jabatannya diturunkan, bahkan ia tetap turut berperang di bawah komando pimpinan yang baru. Ketika ditanya tentang hal itu, Khalid menjawab dengan tenang, “Aku berperang karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan karena Umar.”

2. Harus Tahan Beramal Jama’i

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada Tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai……” (QS. Ali Imran: 103)

Beramal jama’i itu jalannya tak selalu datar, ada kalanya mendaki, karena dalam beramal jama’i, kita akan menemui berbagai macam sifat manusia, berbagai pemikiran, fitnah dari luar, pun dari dalam. Namun bagaimanapun buruknya kondisi jamaah, tetap saja amal jama’i itu lebih baik dan lebih utama daripada sendirian. Ali bin Abi Thalib berkata, “Keruhnya amal jama’i, lebih aku sukai daripada jernih sendirian.”

Kekuatan utama kita adalah persatuan kaum muslimin. Sesungguhnya kekalahan kita saat ini bukanlah karena kehebatan bersatunya kaum kuffar, tetapi karena tidak bersatunya kaum muslimin. “Kejahatan yang terorganisir akan mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.”

Orang-orang yang memisahkan diri dan lari dari barisan da’wah, sesungguhnya tidak akan membuat barisan da’wah itu melemah atau kehilangan kader, justru barisan itu akan semakin solid dan kokoh karena mengindikasikan yang tergabung di dalamnya, tinggallah orang-orang yang teruji memiliki jiwa-jiwa pemersatu. Inilah sebuah sunnatullah yang senantiasa berlaku untuk membedakan antara loyang dan emas. Jadi, kita harus tahan beramal jama’i !

3. Bermanfaat bagi orang lain

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Qudhy dari Jabir).

Bila kita melihat ukhuwah dalam barisan da’wah ternyata belum seindah seperti shirah yang kita baca, atau ternyata hijab di lembaga da’wah amat cair, maka adalah sangat wajar bila kita kecewa. Tetapi kekecewaan itu janganlah dipelihara, jangan justru membuat kita bersungut-sungut, menuntut lebih, berkeluh kesah, apatah lagi sampai memisahkan diri dari barisan. Mari ubah sudut pandang, dan kita tekankan bahwa segala kekurangan yang ada pada barisan da’wah adalah justru menjadi kewajiban kita untuk membenahinya. “Jangan banyak menuntut, jadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain.”

4. Penuhi hak sesama muslim

- Saling menasehati. (QS. Al Ashr: 1-3)
Kekurangan dalam diri qiyadah, jundi, lembaga, manajemen, hendaknya disampaikan dalam bentuk nasehat. Untuk yang sifatnya pribadi – sebagai adab nasehat- adalah disampaikan tidak dalam forum, tetapi disampaikan pribadi, berdua saja, dalam rangka saling berpesan untuk nasehat menasehati dalam menetapi kesabaran. Karena bila kita memberi nasehat dihadapan orang banyak, maka itu sama saja dengan membuka aibnya dan menjatuhkannya, apalagi bila sampai melakukan sidang layaknya menghakimi terdakwa. Sangatlah tipis perbedaan antara orang yang ingin menasehati karena landasan kasih sayang, dengan orang yang menasehati karena sekaligus ingin membuka aib saudaranya, sehingga membuat diri yang dinasehati seakan lebih rendah, dari yang menasehati.

- Lemah lembut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang salah satu ciri jundullah (tentara Allah), yaitu …….yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min………” (QS. Al Maidah: 54)

- Jangan dengki. Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, “Takutlah kamu semua akan sifat dengki sebab sesungguhnya dengki itu memakan segala kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (Riwayat Abu Daud dari Abi Hurairah)

- Jangan suudzon. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain………” (QS. Al Hujuurat: 12)

- Berendah Hatilah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.” (QS. An Naml: 215)

- Jangan Berbantahan
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “…..dan Janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menjadikan kamu gentar, dan hilang kekuatanmu…….”(QS. Al Anfaal:46). Berbantah-bantahan sesama kita, padahal musuh di luar, sudah siap menerkam.

5. Musuh terbesar kita adalah syetan

Musuh kita bukanlah seorang muslim, apatah lagi sesama aktivis. Musuh terbesar kita adalah iblis dan bala tentaranya. Mereka senantiasa akan merusak ukhuwah kita dari kiri, kanan, depan, dan belakang (QS. Al A’raf: 17). Hendaknya kita senantiasa ingat akan janji iblis untuk menyesatkan hamba-hamba-Nya (QS. Al Israa:62). Ini akan menjadi landasan kita untuk selalu menatap saudara kita dengan penuh kasih sayang karena boleh jadi saat saudara kita menyakiti kita, adalah lantaran banyaknya syetan di sekelilingnya yang terus menerus membisikinya untuk membenci kita, demikian pula sebaliknya, bisa jadi syetan menghembuskan prasangka-prasangka di dalam benak kita. Maka, mari kita jadikan syetan sebagai musuh bersama.

6. Sukses da’wah bukanlah karena kehebatan kita

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Maka, bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka. Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar…” (Al Anfâl: 1)
Ayat ini menyatakan bahwa kemenangan dalam medan peperangan, pun dalam suksesnya da’wah, bukanlah karena kepintaran kita dalam membuat strategi da’wah, tetapi tak lebih karena pertolongan dari Allah. Jika tidak, maka apa bedanya kita dengan Qarun yang berkata, “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku…..” (QS. Al Qashash:78). Dan kita lihat bagaimana ending kehidupan dari Qarun yang ditenggelamkan Allah Subhnahu wa Ta’ala ke perut bumi.

7. Mujahid itu teman kita sendiri

Mujahid dan mujahidah itu sesungguhnya ada di sekeliling kita, di dekat kita. Ya, bisa jadi mereka adalah teman-teman kita sendiri. Maka sangat aneh bila kita kerap kali menitikkan air mata saat ingat mujahid-mujahid di Palestina, Iraq, Chechnya, Afghanistan, dan lain-lain, tetapi dengan saudara-saudara mujahid di sesama lembaga saja, kita tidak bisa berlapang dada.

8. Ingat Kematian

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, “Perbanyaklah kalian mengingat mati, sebab seorang hamba yang banyak mengingat mati, maka Allah akan menghidupkan hatinya, dan Allah akan meringankan baginya rasa sakit saat kematian.”

9. Doakan di shalat malam kita

Doa adalah senjata orang-orang beriman dan bila kita mendoakan saudara muslim kita tanpa sepengetahuannya, maka para malaikat akan berkata, “untuk kamu juga…”. Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, “Tidak seorang Muslim pun mendoakan kebaikkan bagi saudaranya sesama Muslim yang berjauhan melainkan malaikat mendoakannya pula. Mudah-mudahan engkau beroleh kebaikkan pula.” (HR. Muslim)

Penutup

Menyatakan diri sebagai orang beriman, sebagai seorang du’at (pengemban da’wah), sebagai seorang aktivis da’wah, sesungguhnya mengandung konsekuensi yang tidak ringan. Yaitu kita senantiasa akan mendapat ujian keimanan dari sang pemilik 99 Al Asmaul Husna. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara Kamu……….” (QS. 9:16). Dan di surat lainnya, “Apakah kamu mengira kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta macam-macam cobaan.” (QS. Al-Baqarah:214)

Tersenyumlah dalam duka dan tenanglah dalam suka. Insya Allah dengan mengingat sembilan energi positif, akan membuat kita bersabar, dan enggan berpisah dari jalan da’wah ini. “Dan janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 139). (AW)

Sumber : ihwansalafy dari Hudzaifah.org

DUGEM Yuuuks !!!!

Posted in Uncategorized on Oktober 23, 2008 by unas.rumi

Assalamualaikum Wr Wb….

Teman2 skalian…. kita ikutan komunitas DUGEM LDK-NuMi yuuuks….

eits…jangan berpikiran negatif dulu ya….

DUGEM yg ini dijamin beda dan asyiik berat…. rugi deeh kalau gak ikutan!!!

DUnia GEnerasi Mentoring alias DUGEM-nya LDK-NuMI adalah sebuah kegiatan yg wajib diikutin oleh kalian yg mengambil mata kuliah agama islam semester ini. Nilainya 20% dari total nilai matkul agama islam. Jadi rugi bangt kan kalau gak ikutan????

Bagi yg mau ikutan DUGEM tapi gak ngambil / belum ngambil matkul agama islam, silahkan…. pintu DUGEM terbuka lebar bwat kamu semua….

Ngapain aja sie kerjaannya komunitas DUGEM??? nah…di komunitas ini lah tempatnya kita saling bertukar pikiran tentang islam, mengkaji lebih dalem lagi, dan curhat2an masalah sehari-hari. Kalau ada masalah yg kalian bingung penyelesaiannya mau tanya ke mana, disini nih tempat yg bisa di andelin,,, juga bagi yg mau belajar ngaji, sholat tapi malu n gak PD… disinilah juga tempat yg pantes buat kamu percaya!!! Pokoknya Apa aja boleh deeh… kalau mau tau lebih lanjut…silahkan hubungin dessy (081315342133) atau Ali (021-99501267)

 

Acara pembukaan DUGEM dan pengenalannya telah dilaksanakan pada sabtu kemarin tgl 18 Okt 08. Acara yg diikuti oleh lebih kurang 150 peserta ini diisi oleh training motivasi dan hiburan puisi oleh teater ghanta. Seruuu lho… ini dia nie…dokumentasi kegiatannya…

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.